Mengapa engkau datang, d saat aku tak mungkin.
Meski kau sematkan cinta, di balik senyuman indah.
Kau jadikan seakan nyata, seolah kau belahan jiwa.
Meskipun tak manpu lagi, tuk menjadi pasangan.
Namu ku yakin, cinta kau kekasih hati.
Kau ungkapkan padaku.
Aku menunggu, dlm bimbang.
Kan ada saatnya nanti kau miliku.
Biar aku pergi, bila tak juga pasti.
Biar aku menerpi, bukan lelah mananti.
Namun apalah artinya, cinta pada bayangan.
Pedih s’lalu aku rasakan.
Adakah kau selama ini, aku cinta sendiri.
Aku menunggu dalam bimbang.
Pedih aku rasakan, kenyataan’y tak kau rasakan.
Jujur, aku tak yakin bias, jalani hari tanpamu.
Kenyataan’y cinta tak harus d miliki.
Tanpamu cinta tak berarti, cinta sudah lewat.
Telah kucoba menyisihkan, namun hadir tak untuk d akui.
Kenyataannya yang ada kasih, kau tak mungkin ada d sini.
Bila memang cinta tak harus selalu kumiliki.
Selali nyata, nyata untuk mudah melupakannya.
Mengapa harus kau bagikan, meski tak terucap.
Hanya aku yang ada d hati mu.
Hanya aku yang selalu d hati mu..
(APRIL_2010)
Z_@M
Tidak ada komentar:
Posting Komentar